List Perpustakaan Tertua di Indonesia, Zaman Penjajahan hingga Kemerdekaan

Daftar Isi [Tampil]

Penulis: Anin Dwi Asri 

Editor: Maulana Hasan


Sejarah perpustakaan tidak terlepas dari perkembangan peradaban. Perpustakaan telah menjadi bagian penting dari peradaban manusia, termasuk di Indonesia. Perpustakaan telah mengalami berbagai perkembangan yang mencerminkan kemajuan budaya, pendidikan, dan teknologi yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.


Berikut adalah 5 (lima) perpustakaan tertua di Indonesia, yang tercatat dalam sejarah.


[1] Bataviaasche Genootschap Van Kunstenen en Wetenschappen (BGKW)

VOC mendirikan Bataviaasche Genootschap van Kunsten en Wetenschappen pada 24 April tahun 1778. BKGW dibangun oleh orang-orang Belanda yang tertarik pada naskah, terbitan yang membahas kehidupan di Indonesia secara umum termasuk seni budaya dan berbagai pengetahuan yang berkembang di Indonesia.


Perpustakaan ini banyak mengumpulkan buku dan manuskrip dari seluruh nusantara maupun mancanegara. Dalam perjalanannya, BKGW telah berganti nama menjadi Museum Nasional dan perpustakaannya bernama Perpustakaan Museum Nasional sebelum akhirnya dilebur oleh Lembaga Kebudayaan Indonesia dan menjadi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.


Perpustakaan Nasional terbuka untuk masyarakat umum. Buka setiap hari pukul 08.00-19.00 WIB pada hari kerja dan pukul 09.00-16.00 WIB pada akhir pekan. Lokasinya berada di Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta dan sebagian perkantorannya di Jalan Salemba Raya No.28A, Jakarta.

gedung-perpustakaan-nasional-indonesia.jpg
Sumber: Tribun News

[2] Perpustakaan Bibliotheca Bogoriensis

Didirikan tahun 1842 di Bogor. Pada tahun 1962 berganti nama menjadi Pusat Penelitian Teknik Pertanian sebelum akhirnya menjadi Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian atau lebih dikenal dengan nama PUSTAKA milik Kementerian Pertanian.


Perpustakaan ini awalnya berfungsi untuk menyediakan literatur bidang botani bagi para peneliti tamu luar negeri yang meneliti mengenai botani di daerah tropis dan memiliki koleksi hingga 300.000 jilid. Bahan pustaka yang tersedia kini tidak hanya terbatas pada bidang ilmu murni seperti biologi, botani, zoologi, geologi dan sejenisnya, saat ini bahan pustaka dalam bidang ilmu terapan seperti kehutanan, pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan juga telah tersedia.


PUSTAKA terbuka untuk masyarakat umum. Buka pada hari Senin-Juma’at, dari pukul 08.00-15.30 WIB. Lokasinya berada di Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Jl. Ir. H. Juanda No.20, Kota Bogor, Jawa Barat.


[3] Perpustakaan Rekso Pustoko

Perpustakaan Rekso Pustoko berdiri pada 11 Agustus 1867 atas upaya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegoro IV. Dulunya perpustakaan ini hanya ditujukan untuk pengelolaan kearsipan surat menyurat saja. Sejak tahun 1877, fungsinya beralih tidak hanya menyimpan arsip tetapi juga karya sastra, seni budaya, piwulang (nasehat budi pekerti),  tata  hidup, sejarah, dan masih banyak lagi koleksi yang dimiliki.


Perpustakaan Rekso Pustoko masih beroperasi hingga saat ini dan dikelola oleh Puro Mangkunegoro. Perpustakaan ini terbuka untuk masyarakat umum. Buka pada hari Senin-Sabtu, dari pukul 09.00-14.00 WIB dan berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah.

rekso pustoko.jpg
Sumber: Postingan Facebook Perpustakaan Nasional RI

[4] Perpustakaan Kesehatan

Perpustakaan kesehatan atau biasa disebut Perpustakaan Kementerian Kesehatan RI kembali dibangun tahun 1945 dan dikelola oleh Ny. Oei dibantu oleh Ny. Tehapary sebagai pustakawan. Perpustakaan ini digunkan sebagai tempat untuk menyimpan dan mengelola arsip penelitian serta perkembangan penyakit yang pernah terjadi di Indonesia selama masa penjajahan. Perpustakaan dan dokumentasi ilmiah di bidang kesehatan merupakan sumber informasi penting bagi tenaga-tenaga kesehatan guna mengikuti dan memperdalam kemajuan yang telah dicapai dalam ilmu pengetahuan.


Perpustakaan Kementerian Kesehatan RI buka pada Senin-Kamis dari pukul 07.00-16.00 WIB, dan Juma’at dari pukul 07.00-16.30 WIB. Perpustakaan Kementerian Kesehatan  terbuka untuk masyarakat umum dan berlokasi di Jl. H.R. Rasuna Said Blok  X-5 Kav 4-9, Jakarta.

kemenkes.jpg
Sumber: Homecare24.id


[5] Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM) berdiri pada 1 Maret 1951 untuk menjadi lembaga perpustakaan dan kearsipan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga pelestarian ilmu pengetahuan. Didirikan pada periode awal kemerdekaan, UGM didaulat sebagai Balai Nasional Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi nasional.


Perpustakaan UGM merupakan unit penunjang Universitas yang mempunyai jumlah koleksi tercetak berupa buku fisik mencapai 423.979 judul atau 639.081 eksemplar, 38.950 judul artikel jurnal elektronik, dan 54.881 judul buku elektronik yang bisa diakses. Perpustakaan terbuka untuk mahasiwa dan umum, akan tetapi peminjaman koleksi hanya diperbolehkan bagi mahasiswa yang terdaftar sebagai anggota saja. Perpustakaan UGM buka pada Senin-Jum’at dari pukul 08.00-20.00 WIB, dan Sabtu dari pukul 08.00-12.00 WIB. Berlokasi di Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta.

25-05-2016-perpustakaan-UGM.jpg

Sumber: Perpustakaan UGM

Referensi

Nurlidiawati. (2014). Sejarah perkembangan perpustakaan di Indonesia. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan & Kearsipan, 2(1), 18-27.

Perpustakaan Badan Standardisasi Nasional. (n.d.). Sejarah perpustakaan di Indonesia. Diperoleh dari https://perpustakaan.bsn.go.id/index.php?p=news&id=16

Perpustakaan Kementerian Kesehatan RI. (n.d.). Sejarah perpustakaan. Diperoleh dari https://perpustakaan.kemkes.go.id/p/sejarah-perpustakaan

Perpustakaan Kementerian Pertanian RI. (n.d.). Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian. Diperoleh dari https://perpustakaan.pertanian.go.id/

Perpustakaan Nasional. (2021). Sejarah perjalanan Perpustakaan Nasional: Dari Merdeka Barat ke Merdeka Selatan. Diperoleh dari https://press.perpusnas.go.id/ProdukDetail.aspx?id=562

Perpustakaan Nasional [ayokeperpusnas]. (n.d.). Perpustakaan Rekso Pustoko bisa disebut perpustakaan umum tertua yang diusahakan [Kiriman Facebook]. Diperoleh dari https://www.facebook.com/ayokeperpusnas/posts/6036355529738117/

Perpustakaan UGM. (n.d.). Sejarah. Diperoleh dari https://lib.ugm.ac.id/sejarah/


Penulis: Anin Dwi Asri 

Editor: Maulana Hasan